Tips for heathy life

Tips for heathy life

Selasa, 06 Januari 2015

Multitasking, how?

Dari dulu saya ingin sekali bisa mengerjakan segala sesuatu dengan multitasking tetapi sampe sekarang belum bisa huaaaaa... Saya harus fokus mengerjakan hal-hal yang sifat detail seperti mengerjakan dokumen. Tetapi saya bisa melakukan beberapa hal sekaligus misalnya mengetik sambil nonton film. Telepon sambil ngetik. Tapi ya cuma hal-hal sepele saja. Untuk hal yang sangat penting saya belum bisa. Sepertinya saya harus belajar sama mas-mas yang jualan burger di indogrosir kemarin haha itu saran suami saya.

Ketika semua kebutuhan naik, bagaimana?

   Ini yang menjadi pikiran saya selama beberapa hari ini semenjak ada gosip mengenai kenaikan biaya sekolah PAUD Kara. Kenaikannya memang tidak sampai berjuta-juta. Beberapa ratus ribu saja namun cukup membuatku tarik nafas dalam-dalam. Bukan saja biaya sekolah Kara yang naik tetapi juga kebutuhan Kara yang lain seperti diaper dan susu. Wow. Kara sangat suka minum susu sehingga kebutuhan ini tidak bisa dipangkas. Semenjak Kara mengalami iritasi yang cukup parah di selangkangannya, kami lebih rajin mengganti diapernya dan membeli diaper kualitas baik sehingga tentu kebutuhan akan diaper bertambah sedangkan harga diapernya setiap bulan naik. 
   Sebagai seorang ibu dan pemegang keuangan rumah tangga kami, tentunya bikin kepala senut-senut. Gaji saya dan suami alhamdulillah cukup untuk memenuhi kebutuhan itu akan tetapi saya juga harus rajin menabung. Dan dengan membengkaknya pengeluaran, tentunya akan mengurangi tabungan donk. Padahal saya punya target harus menabung biaya sekolah Kara dari TK hingga SMA sebelum Kara memiliki adek lagi hihihi...Saya dan suami tentunya tak boleh egois donk ya. Kara perlu teman (baca: adek). Itu sih alasannya kenapa giat banget nabung. Setelah adek Kara lahir, tentunya saya harus menabung buat sekolah adek Kara. Ya karena alasan itulah, agar pendidikan anak-anak tidak terhambat, kami kedua orang tuanya harus prihatin dulu. Kencengin ikat pinggang. Bingung juga sih mau mangkas pengeluaran yang mana. Satu-satunya cara sih dikurangin naik ojeknya. Tetapi sungguh 'rekoso' naik bus jika harus membawa Kara karena Kara sering ketiduran selama perjalanan pulang ke rumah. Kasihan sekali anak sekecil Kara harus berjuang naik turun bus. 
   Mungkin saya butuh waktu beberapa hari bahkan sebulan ini, untuk menguji coba pengeluaran mana yang kurang penting dan tidak perlu dituruti. Terkadang hasrat untuk jajan di luar bersama Abi dan Kara itu luar biasa besar. Dan kami sangat menikmati waktu-waktu makan bareng di luar. Bercerita banyak hal bersama Abi dan melihat senyum manis bahagia dari Kara ketika melihat orang tuanya saling bercanda gurau.
  Semoga meski semua kebutuhan naik, Allah selalu mencukupi dan bahkan melebihkan rejeki keluarga kecil kami, aamiin. 
   

Rabu, 24 Desember 2014

Setelah, 4 tahun, ia mendengarku...

Judulnya lebay banget ya hahaha...Yup, sebenernya pengen cerita tentang sebuah mawar merah yang pernah aku minta ke pacar yang sekarang udah jadi suamiku tersayang. Sejak pacaran pernah minta dibelikan 1 tangkai bunga mawar merah dan itu udah jaman jebot. Anggap saja setahun sebelum kami nikah. Tahun 2010 tepatnya. Dan sekarang tahun 2014. Entah kenapa tetiba pengen diromantisin dan disayang sama suami hihihi... Setelah merengek-rengek tiap ketemu buat dibeliin bunga dan kebetulan ada pameran flora dan fauna di depan kantor akhirnya terbersit ide buat minta dibeliin disitu aja. Soalnya tiap mau beliin alasannya pasti gak tau tempatnya. Padahal dah dikasih tau berkali-kali hiks. Tega nian my husband nih. 

And then kemarin dan hari ini si suami beliin 4 tanaman bunga mawar. Kemarin beli mawar merah dan mawar pink. Hari ini beli mawar merah pake banget dan kuncupnya cantikkkkk. ihhh berasa aku secantik itu deh. Pede hahaha...Dan 1 tanaman mawar yang super cuantik di antara yang lain. Kalau dirayu pake mawar ini, jadi ragu mau nolaknya hahaha...So sweet bangeeeet...Makin love him. Suamiku, kekasih hatiku, emang jempolan deh. Seneng beud kalo dia ada di rumah. Mau minta apa aja dikasih. Gak pake pelit sama istri. Gak pake mikir uangnya habis buat istri. Ahhh bener-bener suami idaman. Pasti cewek-cewek di dunia ini pada ngiri sama aku karena punya suami seperti dia hihihi...

Akhirnya setelah empat tahun menunggu, aku dapet juga 4 tanaman mawar. Mawar adalah bunga kesukaanku. Dulu waktu kecil, aku pernah nanam mawar dan tumbuh besar. Wah, pas bunga mawarnya mekar, tiap hari aku ciumin. Bener-bener suka banget sama tanaman yang satu ini. Di setiap tanaman itu, udah ada bunganya. Ada yang 1 bunga, ada yang 2 bunga, dan ada yang 3 bunga. Kebayang donk berapa bunga yang aku dapat. Ah suamiku, aku jatuh hati lagi padamu. Ini kado hari ibu yang indah banget sayang. I love you. 

Besok mau pamer fotonya disini ahh biar pada iri hahaha...


Selasa, 23 Desember 2014

Mutasi? Lagi?

Hari ini 24 Desember 2014, dimana jadi hari paling indah karena selama 4 hari ke depan masuk liburan. Senangnya hihi tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Seorang rekan dari bidang sebelah bisik-bisik kalo bulan januari bakalan ada mutasi lagi dan penempatannya di balikpapan. Astaga. Ini bencana, pikirku. Big No deh kalo mutasi kesana. Prefer resign. Gimana mau ngikutin SK tersebut kalau SK itu malah bikin keluarga kami berpencar lagi. Kabar burung yang saya dengar, akan diambil 15 orang dari angkatan lama (angkatanku dan senior) dan 15 orang dari anak baru. Dan yang dipilih adalah staf ahli di bidang jaringan. Sedikit lega mendengarnya. Saya bukan staf di jaringan dan bukan ahli hardware. Kemungkinan kecil sih bakalan pindah kesana tapi tetep khawatir karena tentunya di sana butuh bagian administrasi dan biasanya itu bagiannya cewek-cewek. Semoga bukan saya.

Tega. Sadis.

Itu ungkapan kalo mereka memilih saya. Saya sudah jauh dari suami yang notabene kerja di cianjur, mosok mau dijauhkan lagi. Semoga tidak. Jikalau iya berarti memang jalur rejeki saya bukan di kementerian ini lagi. Saya dan suami gak sanggup kalau harus jauh-jauhan sampe beda pulau. Beda kota saja kami kewalahan membagi waktu untuk kumpul apalagi beda pulau. Mana tahan...
Ah saya baru tau rasanya deg-deg an karena mutasi. Kalau dulu sih mutasinya antar bidang saja jadi kesannya 'ah gitu doank'. Tapi kalau mutasinya separah ini. No Thanks ya. Kalau yang dimutasi itu laki-laki mungkin akan lebih mudah membawa keluarganya tapi kalau perempuan, 'ah sudahlah'. Berat. Susah bagi si suami jika meminta pindah mengikuti istri. 

Pertanyaan selanjutnya : bagaimana si anak?

Nah, saat memutasikan pegawai, apakah pimpinan tertinggi sudah memikirkan bagaimana keluarganya?

Yang terjadi di lapangan saat ini pimpinan jarang yang memikirkan keluarga dari pegawai yang dimutasikan tersebut. Asal mutasi saja. Seandainya mereka ikut mutasi bersama kami mungkin mereka akan berpikir dua kali dulu. Atau mikirnya seribu kali? Entahlah.

Mutasi memang cuma selembar surat perintah saja. Tetapi bisa memutarbalikkan dunia. Menghancurkan mimpi dan harapan serta kebahagiaan.

Semoga pimpinan masih memikirkan kesejahteraan kami, anak buahnya. Aamiin.

Kamis, 04 Desember 2014

Hari Guru di TPA

Tanggal 25 November 2014 bertepatan dengan hari Guru di Indonesia, TPA AW tempat Karamina bersekolah PAUD merayakan hari Guru juga. Para orang tua wali menyiapkan hadiah untuk Bu Guru dan sebuah karya siswa untuk bu Guru. Wah kalau hadiah sih, umi Karamina langsung beraksi buat belanja haha tetapi kalau karya siswa? 
Nah ini, Karamina masih suka coret-coret sembarangan haha...dan sukanya coret-coret asal. Gak selalu di kertas. Paling seneng di tembok. Duh, gimana mau mengabadikan ya? Akhirnya umi terpikir buat bikin karya sendiri deh haha...Karya umi masih jelek banget. Dibuat dalam waktu sesingkat-singkatnya di sela-sela jam kerja yang lalu padat hiks...Ini penampakan karya umi yang kacau itu.


Ini penampakan kado buat Bu Guru. Sampul kadonya biasa saja yang penting isinya. Emang isinya apa? Kasih tau ga yaaaaaaa.....


Dan ini penampakan karya Karamina yang sempet ke foto haha banyak sih karyanya cuma g sempet difoto semua, maafkan umimu ini ya nak....


Kata Karamina, ini gambar orang hahaha...iya iya, umi setuju, nak. Mungkin gambar orang dalam bentuk abstrak ya hihihi...