Tips for heathy life

Tips for heathy life

Rabu, 14 Januari 2015

SKP? DP3? CKP?

Dua hari belakangan ini, kami (satu bidang) heboh mengerjakan SKP. DP3, dan CKP plus LCK tentunya. Ini cukup lucu menurut saya. Bagaimana tidak? Tiap hari format untuk DP3 berubah-ubah. Arggg benar-benar membuat gila. Dokumen yang sudah selesai di hari sebelumnya, tentu tidak terpakai lagi dan kami harus mengulangi dari awal. Saya yang biasanya hanya duduk diam tanpa banyak bergerak, 2 hari ini berubah jadi super sibuk. Sibuk pengen tau dan sibuk ngajari temen-temen yang belum bisa. Pokoknya heboh sendiri juga. Cukup lelah rasanya tetapi hati senang karena saya jadi semangat dan termotivasi. Entah apa sebabnya. Mungkin karena saya memang tipe yang senang bergerak jadi makin banyak gerak makin senang.

Dan perkembangan format DP3 ini berubah-ubah layaknya ibu hamil yang lagi kontraksi. gak nyambung ya? hahaha...

Tapi emang bener deh, format sepenting itu yang akan sangat berdampak pada kenaikan gaji dan golongan, ko main-main bikinnya. Hadeh. Sebaiknya jika melakukan perubahan pada hal yang sifatnya rahasia ya jangan sembarangan. Kasihan jika orang yang tidak tahu kemudian salah membuat DP3 dan ujung-ujungnya gak bisa naik pangkat kan nasibnya merana. Pembelajaran aja buat kita semua sih.

Salam PNS Swasta.

Liburan kemana enaknya ya?

Sudah setahun lebih saya tidak liburan bersama suami dan anak. Rasanya rindu momen-momen bercengkrama bersama. Sepertinya saya harus mempersiapkan daftar obyek wisata yang wajib dikunjungi. Ada salah satu obyek wisata yang sangat dekat dengan rumah dan kantor saya, yaitu monas. Namun, jika ingin bisa naik ke puncak monas, perlu berangkat pagi-pagi. Nah ini nih yang paling susah. Kalo hari libur, kami bertiga sangat senang bangun siang. Setelah shalat subuh, bobo lagi melukin kara haha...

Memang perlu niat yang sangat kuat untuk mewujudkan liburan bersama kara dan abi hahaha...
Sebenernya ada sih beberapa tempat yang pengen dikunjungi bersama keluarga selain monas. Saya ingin sekali ke ancol, ragunan, dan TMII. Saya pribadi sih sudah pernah kesana waktu kecil. Namun, kara dan abi kan belum pernah. Pengen berbagi kebahagiaan bersama.

Ah, saya simpan dulu mimpi sederhana saya di dalam catatan Allah. Jika nanti Allah mengijinkan pasti dikasih kesempatan. Memaksakan sesuatu juga gak akan baik kan? hihi...

So, liburan kemana kita? :)

Minggu, 11 Januari 2015

Malam minggu makan duren

Malam minggu itu enaknya pacaran ya. Tetapi kali ini saya pacaran sama suami. Dan anak kesayanganku, kara. Nah pas lewat di jalan bendungan jago malam minggu kemarin, kami melihat banyak yang berjualan duren. Ah, ngeces aku. Nego ke suami buat puter balik. Kita beli duren. Hore!

Akhirnya kami ada kesempatan makan durena sama-sama. Ini momen-momen suer dan berharga bagi keluarga kami. Jarang-jarang ada momen kayak gini. It is quality time. Tentunya, aku menyerahkan urusan memilih duren ke suami. Tetapi pas milih, suamiku malah kelamaan milih dan dipilihin deh sama abang-abangnya. Tetapi pas dibawa pulang durennya kematangan dan kurang manis. Hmmm, agak kecewa sih. Tapi lumayan lah dengan uang 50rb bisa ngerasain duren cukup banyak. Eh dikit aja ko. Sebagian kami freezer buat dimakan sewaktu-waktu. 

Ini nih penampakan duren yang kami beli.


Bagaimana? Pengen juga kan? hihihi...buat temen-temen yang domisilinya di Jakarta Pusat bisa segera kesana deh nanti setelah pulang kerja. Ada di sepanjang jalan Bendungan Jago dan Utan Panjang.

Pesan : pinter-pinter milihnya ya agar dapat yang bagus hehe...


Rabu, 07 Januari 2015

Kebiasaan Berbohong

Pernah punya teman yang suka berbohong?
Yup, pernah donk.

Pernah mengalami dibohongi teman?
Sering banget.

Pernah berbohong?
Pernah. Tetapi gak pernah bertahan lama karena selalu mengganggu pikiran saya dan akhirnya jujur juga meski saya butuh waktu untuk mengumpulkan keberanian untuk jujur. Jadi ingat semboyan dari KPK, berani jujur, HEBAT!
Beneran hebat deh kalo bisa selalu jujur karena semakin saya mendewasa (baca:menua), saya semakin sering melihat orang yang pandai berbohong. Kepandaian tersebut seakan-akan dilakoni tanpa rasa takut. Dan yang lebih parahnya lagi, jika terlalu banyak berbohong biasanya menjurus ke memfitnah orang lain agar dirinya tetap baik di mata orang lain. Semoga saya terhindar dari kebiasaan bohong meski saya akui saya juga pernah bohong. Tetapi semoga Allah mengampuni dosa saya dan menerima tobat saya. 

Kebiasaan berbohong ini seperti sudah sangat umum ya. Seakan-akan orang yang melakukan gak takut dosa. Saya pribadi, takut dosa. Setiap saya berbohong, beberapa saat kemudian saya mengakui saya bohong. Saya memang bukan orang selalu jujur tetapi saya tipe yang tidak 'biasa' bohong. Mungkin bohong itu saat ini semacam makanan sehari-hari. Dalam 1 hari bisa bohong berkali-kali. Tetapi saya yakin, bagi orang yang beriman, bohong itu sesuatu yang tidak baik dan tidak akan dijadikan kebiasaan dalam hidup. So, dekati orang-orang yang beriman. Jauhi orang-orang yang punya kebiasaan bohong.

Dikutip dari http://anyoel.mywapblog.com/larangan-menghina-dan-memfitnah.xhtml :

Dari Abu Hurairah Radhiallahu'anhu dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata yang baik atau diam. [HR. Bukhari & Muslim].

Dari Sahl bin Sa'ad Radhiallahu'anhu berkata : Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda : Barang siapa memberikan jaminan kepadaku terhadap apa apa yang berada di antara dua rahangnya dan apa yang berada di antara dua pahanya, maka aku memberi jaminan surga baginya. [HR. Bukhari & Muslim].

Seseorang yang mampu menjaga lisannya dari perkataan bohong, menghina, dan memfitnah, serta menjaga kemaluan dari perbuatan zina, maka Rasulullah memberi jaminan surga baginya. Itulah kemuliaan dan ketinggian derajat memelihara lisan dan kemaluan.


Pernah tau hukuman Allah jika sering berbohong?

Terjemahan Surat An-Nur Ayat 11-18 yang artinya :

a. Sesungguhnya orang-orang yang datang membawa berita bohong itu adalah golongan kamu juga. Janganlah kamu kata bahwa perbuatan mereka itu membawa akibat buruk bagi kamu, bahkan itu adalah mem­baikkan. Setiap orang akan men­dapat hukuman dari sebab dosa yang dibuatnya itu. Dan orang yang mengambil bagian terbesar akan mendapat siksaan yang besar pula.

b. Mengapa setelah mendengar berita-berita bohong itu orang-­orang yang beriman, baik laki laki ataupun perempuan, tidak meletakkan sangka yang baik terhadap dirinya, mengapa tidak mereka katakan bahwa berita itu adalah bohong belaka?

c. Mengapa mereka menuduh tetapi tidak mengemukakan empat orang saksi; kalau mereka tidak mengemukakan saksi-saksi itu, mereka adalah pembohong belaka dalam pandangan Allah.

d. Kalau bukanlah kemurahan Tuhan Allah dan kasih rahmat­Nya kepada kamu di atas dunia ini dan di akhirat kelak, niscaya kamu akan ditimpa oleh azab yang amat besar karena berita yang kamu siarkan itu.

e. Ketika kamu sambut berita itu dari lidah ke lidah, kamu katakan dengan mulutmu perkara yang sama sekali tidak kamu ketahui; kamu sangka bahwa cakap­-cakap demikian perkara kecil saja, padahal dia adalah perkara besar pada pandangan Allah.

f. Alangkah baiknya ketika kamu mendengar berita itu kamu kata­kan saja: Tidak sepatutnya kami membicarakan berita bohong ini. Amat Suci Engkau ya Tuhan, berita ini adalah bohong besar belaka!

g. Tuhan memberi pengajaran bagi kamu, supaya jangan meng­ulangi lagi perbuatan seperti itu buat selama-selamanya. Kalau betul kamu mengakui beriman.

h. Dan telah dijelaskan oleh Tuhan ayat-ayatNya kepada kamu! Dan Tuhan Allah adalah Maha Me­ngetahui dan Maha Bijaksana.


Selasa, 06 Januari 2015

Sarang madu horeeee...kesampaian!

   Hari ini saya terkaget-kaget oleh kedatangan paket yang entah dari mana asalnya. Ko bentuknya kotak ya? Kemarin senin kan belinya susu dan biasanya kalo beli susu gak kayak gini nih bentuknya. Flat banget. Sedangkan hari selasa, saya belinya popok sekali pakai buat Kara yang bentuknya pasti gede-gede hohoho...Ini apa ya?

   Terus ngecek nomor HP nya dan aha! itu nomor hape suamiku sayang. Dan setelah dibaca-baca ternyata isinya sarang madu. Emang kemarin sempet bilang ke suami kalo pengen banget bisa ngerasain sarang madu sekali saja dalam hidup. Dari dulu pengen banget sih ngerasain sarang madu yang asli. Sekali aja. Dan suamiku diam-diam membelikan. Horeeeeee...beneran makin cinta sama suami. Aku wanita paling bahagia yang bisa memilikinya.

   Ini nih penampakannya :


   Shock campur bahagia banget rasanya. Suamiku benar-benar truly my love deh. Gak nyangka banget abi bisa seromantis itu. Ini nih momen-momen yang aku tunggu-tunggu dari dulu. He show me his love. Kiriman sayang dari suami mau dibuka nanti bareng-bareng sama abi. Mau berbagi kebahagiaan bersama. Love him.

Ini nih penampakan sarang madunya :



Kesimpulannya sih, saya amat sangat bahagia. Salah satu mimpi saya terwujud dengan bisa merasakan madu asli dari sarangnya langsung. Bener-bener makin sayang ke suami. He is the best, I ever had. Rasa madu asli itu gak bakal bikin tenggorokan sakit meski dimakan dalam jumlah banyak. Kami berdua mencobanya dan menyimpulkan bahwa madu asli rasanya tidak terlalu manis. Pas lah. Dan ada aroma bunganya. Wah, saya akan selalu ingat itu. Jadi kalo mau beli madu, bisa bedain mana yang asli mana yang palsu. Thanks banget buat suamiku sayang, muah...Love you...